RuangOto.com – PT. Isuzu Astra Motor Indonesia telah mengadakan pertemuan atau presentasi online yang diadakan melalui Internet secara real-time (Webinar) yang bisa dikatakan sebagai seminar yang bersifat online atau website daring seminar. Dengan tema “webinar basic truck bersama Isuzu” bersama Forwot (Forum Wartawan Otomotif) se-Indonesia.

Ini adalah hasil tanya jawab dengan Isuzu dan Forwot atau lebih dikenal dengan Q n A :

Pertanyaan pertama dimulai dengan Benny Averdi – OtoDrive.com

Q : Kebutuhan truk dengan penggerak 4×4 atau 6×6 mungkin belum sebanyak yang 4×2 atau 6×2. Saat ini Isuzu memasukkan tipe 4×4 atau 6×6 tadi dengan CBU. Sementara di Indonesia ada beberapa perusahaan yang mampu membuat truk dari 4×2 atau 6×2 jadi 4×4 dan 6×6. Apakah ada kerjasama dengan perusahaan tersebut?

A : Isuzu kendaraan 4×4 kami memiliki Isuzu NPS, untuk yang 6×6 belum ada. Untuk kerjasama dengan perusahaan tersebut belum ada

Kedua dari Soimah Siti – Suara Nusantara, Palembang

Q : Selama pademi untuk penjualan bagaimana dan kontribusi terbesar untuk isuzu disumbang dari produk apa dan berapa persentasenya… terimakasih.

A : Penjualan sama dengan market otomotif secara umum kami mengalami penurunan, untuk data YTD September 2020, penurunan kami di 31%, masih dibawah penurunan market otomotif di angka 46%.
Kontribusi terbesar masih di Isuzu Elf, dengan total penjualan YTD Sept di 5.935 unit, walau bila dibandingkan tahun lalu, penurunan Isuzu Elf cukup besar di 37.9%. Kontribusi kedua di Isuzu Traga di 4286 unit (YTD Sept 20), Isuzu Traga bisa dikatakan tidak mengalami penurunan.

Ketiga dari Eri Haryoko – Mediaku

Q : Dulu truk bekas banyak masuk ke Indonesia, apa pelajaran yang didapat Isuzu dari kegiatan tersebut (dari sisi spek)…. kenyataannya tak seindah barangnya, banyak truk bekas itu tingkat durability nya buruk, terlepas memang kondisinya bekas….. banyak kapasitas angkutnya tidak sesuai dengan ketangguhan sasisnya..

A : Kami mempelajari bahwa untuk dunia komersial, kebutuhan customer bukan saja dilihat dari unitnya dan hargabya, tapi dari keseluruhan mulai dari unit sampai ke layanan purna jual, atau yang kami sebut Owning & Operational Cost.
Di dunia komersial, biaya yang terbesar justru ada di operasional, dalam hal ini adalah biaya bahan bakar, kemudian di maintenance dan spare part. Sehingga ketersediaan spare part dan mekanik yang mampu menjadi sangat penting.
Hal ini yang kami lihat tidak dapat di provide di kendaraan bekas

Keempat dari Arvian Alamsyah – CintaMobil.com

Q : Selamat pagi, saya Fian dari Cintamobil.com Izin bertanya: Pak Thomas saya penasaran kode-kode semacam NMR, NLR, FRR, FVM dan lainnya itu akronim dari apa ya? Misal di dunia truk cabe lagi ngetren pakai Isuzu NLR 71 5.3 itu maksudnya apa? Lalu Isuzu ELF dengan Isuzu NMR itu apakah produk yang sama? Itu saja terima kasih pak Thomas, mba Nisa, mas Koko. Semoga sehat selalu semua yang ikut webinar ini.

A : Untuk nama – nama tersebut bukan kepanjangan dari apa-apa, itu berupa kode untuk mempermudah mengetahui jenis kendaraannya.
5.3 itu adalah gear rasio dari Isuzu Elf NMR Standard.
Iya produk yang sama, Isuzu Elf itu nama brand produknya, NMR itu typenya

Kelima Dwi – Mattanews.co – Palembang :

Q : Bagaimana kiat dari Isuzu untuk mempertahankan market share dan penjualan saat ini, terutama untuk commercial vehicle? Apakah pandemi berpengaruh terhadap penjualan dan jika pandemi terus berlangsung, apakah sudah ada langkah2 yang diambil Isuzu agar bisa terus meroket dan produknya smkin dicintai konsumen pada 2021 mendatang? Thanks.

A : Pada saat pandemi ini, memang hampir seluruh segment industri mengalami penurunan, tetapi ada pula segment2 yang stabil dan mengalami kenaikan. Kami fokus pada segment yang stabil, contohnya di Logistik, pada saat pandemi logistik masih tetap diperlukan untuk menjalankan kebutuhan masyarakat.
Untuk konsumen “mencintai” produk kita, kita terus memberikan value yang terbaik dan sesuai dengan kebutuhan customer kami

Keenam Indra Prabowo-mobil123.com

Q : Kapan all-new mu-X dijual di Indonesia?

A : Sedang dalam tahap proses, mudah2an dalam tahun depan

Ketujuh Zulifni Adnan – Sumut Pos

Q : Dari semuan kategori truk yang ada, kategori mana yg memberikan sumbangan terbesar dari sales nya ?

A : Isuzu Elf

Kedelapan Fathan Radityasani – Kompas.com

Q : Bagaimana cara Isuzu memberikan standar untuk karoseri-karoseri yang membuat bak atau box untuk kendaraan niaga?

A : Aturan standar karoseri ada aturannya di kementerian perhubungan, mereka harus memiliki SKRB ( Surat Keterangan Rancang Bangun) untuk mendapatkan ini, kami ATPM memberikan guideline untuk karoseri. Ini merupakan aturan baru, ini bentuk tanggung jawab pemerintah untuk memperbaikin ecosystem karena banyak jalanan rusak, kecelakaan, dll juga karena salah satunya ketidak patuhan penggunaan kendaraan

Kesembilan Zulifni Adnan – Sumut Post

Q : Gimana efek selama kondisi Pandemi terhadap sales nya ISUZU, kategori mana yg paling berpengaruh ?

A : Penjualan kami sama seperti kondisi2 di market otomotif lainnya mengalami penurunan. Kategori yang paling terkena di truck besar Isuzu GIGA. Biasanya kalau terjadi penurunan perekonomian maka di sektor otomotif yang paling dulu terkena dampak adalah kendaraan truck besar (Kateogir 3 dan 5) disusul dengan light truck, pick up dst .. akan tetapi ketika perekonomian naik, maka komersial pula yang naik terlebih dahulu

Kesepuluh Denny Firmansyah – Mobilkomersial.com

Q : Banyak pengusaha truk mengeluhkan tentang konsumsi B30 yang katanya bisa membuat mesin kasar, tarikan jadi berat, usia pemakaian filter jadi cepat diganti karna adanya endapan, bahkan bisa menyebabkan common-rail rusak, Bagaimana tanggapan Isuzu dgn kendala seperti itu?

A : Isuzu menggunakan double filter sebagai bentuk antisipasi penggunaan bahan bakar B30, dan kami menyarankan untuk pergantian filter solar menjadi lebih sering.

Kesebelas Aditya Niagara – Kumparan

Q : Selamat pagi, Aditya-kumparan izin bertanya: 1. Bisa dijabarkan pak Thomas, kalau truk itu ada servis berkala juga seperti mobil penumpang biasa. Itu periode servisnya berapa km atau berapa bulan sekali. Perawatan apa saja yang dilakukan, karena mengingat truk sebagai kendaraan pekerja dengan jam kerja tinggi.

A : Ya kendaraan komersial tetap perlu dilakukan service berkala, sesuai petunjuk pada owner manual, bisa di 5000 km – 10.000 km, dan juga dilihat medan operasional masing2 kendaraan. Misalnya di offroad maka kecenderungan lebih cepat.

Q : Mengapa desain truk sekarang tanpa moncong?

A : Kalau ingat dulu Isuzu terkenal akan T series-nya.

Q : Apa berkaitan dengan regulasi dimensi PP 55/2012? Atau ada hal teknis lain?

A : Kalau dengan moncong maka akan mengurangi dimesi kendaraan, yang seharusnya bisa digunakan sebagai bak/box muatan

Q : Terakhir pak, mau tahu lagi. Komponen yang sering berada di atas kepala truk sebutannya apa dan fungsinya sebagai apa?

Q : Modelnya menyerupai ‘jambul’, apa komponen itu bawaan dari pabrikan, aksesori terpisah, atau dari karoseri? Dan kisaran harganya pak apabila ada, terima kasih banyak.

A : Namanya Wind Deflector, gunanya untuk memecah angin dari arah depan agar lebih aerodinamis tidak menabrak bak/box yang posisinya lebih tinggi cari cabin

Tinggalkan Balasan