SUBSCRIBE
  • ARTIKEL
  • UMUM
  • MOBIL
  • MOTOR
  • KOMERSIAL
  • BALAP
  • KOMUNITAS
  • AKSESORIS
  • TEKNO
  • TIPS
ruangoto.com
No Result
View All Result
  • ARTIKEL
  • UMUM
  • MOBIL
  • MOTOR
  • KOMERSIAL
  • BALAP
  • KOMUNITAS
  • AKSESORIS
  • TEKNO
  • TIPS
ruangoto.com
SUBSCRIBE
No Result
View All Result
ruangoto.com
No Result
View All Result

Sambut Musim Lebaran, Perhatikan Kondisi Rem Kendaraan Niaga

by Redaksi
18 April 2023
Share on FacebookShare on Twitter

RuangOto.com – Momentum yang paling ditunggu pada Bulan Suci Ramadhan 2023 adalah mudik ke kampung halaman. Menjelang Lebaran 2023, mobilitas Bus Antar-Kota Antar-Provinsi (AKAP) akan banyak terjadi. Pemerintah memprediksi bahwa pemudik pada tahun 2023 akan mencapai 123,8 juta orang, dan sebesar 22,77% pemudik akan menggunakan bus sebagai alat transportasi melewati tol trans Jawa, trans Sumatera ataupun non-tol.

Baca Juga:

The all-new electric Mercedes-Benz GLC dinobatkan sebagai “German Premium Car of the Year 2027”

Automechanika 2026 Resmi Dibuka Sebagai Pameran Komponen Otomotif di Jakarta

Jalanan yang akan dilewati oleh armada bus bisa dibilang memiliki kesulitan tersendiri, seperti adanya tanjakan atau turunan di beberapa titik. Oleh karena itu, kondisi bus yang prima sangat dibutuhkan dalam menghadapinya. Hal ini menjadi tanggung jawab para pemilik kendaraan niaga supaya menjaga performa kendaraan tetap prima. Salah satunya adalah menjaga fungsi rem pada kendaraan niaga tetap berfungsi dengan baik dan melakukan Ramp Check sebelum bus digunakan mengangkut penumpang. 

Pentingnya Memperhatikan Sistem Rem

Menurut data dari KNKT sebanyak 90% kasus kecelakaan dengan bus dan truk terjadi karena masalah di sistem rem. Hal ini sejatinya juga bisa diantisipasi sejak dengan melakukan perawatan rutin, seperti pengecekan rem yang merupakan aspek penting yang harus berfungsi dalam berkendara. Tanpa adanya rem dalam kondisi prima, kendaraan akan kesulitan untuk menghentikan lajunya. Saat pengendara menginjak pedal rem dan laju kendaraan tidak berhenti, maka rem dapat dikatakan mengalami ‘rem blong’ dan dapat menyebabkan kecelakaan di jalan. Kendaraan niaga adalah kendaraan berat, maka sistem rem yang digunakan umumnya adalah rem tromol dengan sistem udara tekan atau biasa disebut dengan sistem rem angin.

Terdapat banyak faktor yang bisa menyebabkan rem blong. Kondisi ini bisa terjadi jika tekanan udara pada sistem rem habis, hingga kanvas rem atau sepatu rem sudah aus dan diameter dalam tromol yang sudah melebihi limit maksimumnya. Selain itu, rem blong juga dapat terjadi karena adanya penyumbatan dan atau kebocoran pada selang angin pada sistem rem. 

Untuk mengantisipasi kondisi rem blong, pengendara dapat melakukan pemeriksaan berkala setelah kendaraan menempuh jarak 10.000km. Maka itu, penting sekali membawa kendaraan ke pusat pelayanan otomotif seperti bengkel resmi secara berkala untuk memastikan rem berfungsi dengan baik. Pada sesi pemeliharaan ini, bengkel resmi dapat pula mengidentifikasi kondisi keseluruhan kendaraan yang berpotensi menurunkan performa lajunya.

Antisipasi Rem Blong di Bus Mudik 2023

Untuk mudik Lebaran 2023 kali ini, pemerintah secara masif melakukan Ramp Check kepada bus-bus yang akan digunakan pada mudik lebaran. Apabila bus sudah ditempel stiker khusus Inspeksi Keselamatan LLAJ, maka bus tersebut sudah layak pakai dan sesuai dengan ketentuan Ramp Check. Calon penumpang dimohon untuk memperhatikan bus yang akan dinaiki pada saat pulang kampung untuk mengamati apakah stiker tersebut sudah ada atau belum, atau mengeceknya di aplikasi MitraDarat milik Kementerian Perhubungan. Selain itu, penumpang dalam perjalanan juga berhak menegur sopir bus apabila sopir bus mengemudi tidak dengan benar di jalanan ekstrem, ataupun melaporkannya kepada perusahaan otobus yang bersangkutan.

Di sisi penyedia kendaraan niaga, Daimler Commercial Vehicles Indonesia (DCVI) sebagai Agen tunggal Pemegang Merek Mercedes-Benz Bus menghadirkan “Lebaran Rescue 2023” yang terintegrasi dengan program pemerintah “Mudik Aman Berkesan” dari Kementerian Perhubungan. Melalui program ini, DCVI akan memberikan dukungan penuh bagi bus Mercedes-Benz yang digunakan sebagai transportasi pemudik. DCVI menyediakan 11 titik layanan selama program ini berlangsung dari 17-29 April 2023, sehingga apabila terjadi masalah dengan bus Mercedes-Benz di jalanan, sopir bisa memutuskan service-point terdekat untuk dituju.

Faustina selaku Head of Product Management and Marketing DCVI menyatakan bahwa bus yang akan digunakan sebagai transportasi mudik sebaiknya memiliki kondisi prima, ”Pemilik bus harus melakukan servis rutin untuk menghadapi musim ini, mulai dari pengecekan performa mesin, kekuatan rem, fungsi elektrikal dan fungsi lainnya,” jelasnya. Tidak hanya itu, Faustina juga menegaskan pentingnya pengetahuan dari pengemudi terhadap bus yang dikendarai, terutama dalam penggunaan rem, selain memiliki fitur rem utama (service brake), ada juga rem tambahan yang bisa dipergunakan untuk membantu mengurangi laju kendaraan serta fitur-fitur lain dalam bus untuk menghindari atau meminimalisir terjadinya kecelakaan. Oleh karena itu, DCVI memberikan pelatihan kepada pengemudi untuk menambah pengetahuan mereka, seperti: pengenalan produk, pelatihan cara berkendara yang ekonomis, dan juga pelatihan cara berkendara yang aman. “Kami selaku Agen Pemegang Merek rutin melakukan pelatihan setiap unit baru dikirim atau jika ada pengemudi baru di perusahaan otobus. Pengetahuan produk dan cara berkendara akan menjadi hal yang bermanfaat bagi para pengemudi untuk meminimalisir terjadinya kecelakaan.,” tegasnya.

Bus Mercedes-Benz sendiri sudah memiliki antisipasi pencegahan kecelakaan rem blong dengan sistem pengereman full air brake empat sirkuit di setiap unitnya. Selain itu, Bus Mercedes-Benz juga telah dilengkapi dengan rem tanpa keausan (engine brake) yang terdiri dari katup pembocor kompresi (constant throttle) dan katup rem gas buang (exhaust brake flap). Khusus di beberapa model Bus Mercedes-benz dilengkapi dengan rem tambahan yang disebut Retarder dan juga teknologi pengereman yang terbaru yaitu sistem rem elektronik atau EBS (Electronic Brake System) yang sudah dilengkapi dengan sistem ABS (anti-lock Braking System) dan  ASR (Anti Skid Regulation). “Keselamatan pengemudi dan penumpang merupakan fokus utama Daimler Commercial Vehicles Indonesia (DCVI) untuk terus berinovasi dalam memajukan transportasi di Indonesia,” pungkas Faustina.

Tags: PT Daimler Commercial Vehicles Indonesia.

Related Posts

The all-new electric Mercedes-Benz GLC dinobatkan sebagai “German Premium Car of the Year 2027”

The all-new electric Mercedes-Benz GLC dinobatkan sebagai “German Premium Car of the Year 2027”

by Redaksi
25 September 2026
0

RuangOto.com - The all-new electric Mercedes-Benz GLC berhasil dinobatkan sebagai “German Premium Car of the Year 2027”. Penghargaan tersebut diberikan...

Automechanika 2026 Resmi Dibuka Sebagai Pameran Komponen Otomotif di Jakarta

Automechanika 2026 Resmi Dibuka Sebagai Pameran Komponen Otomotif di Jakarta

by Redaksi
24 September 2026
0

RuangOto.com – Untuk pertama kali nya langkah strategis manufaktur global ini menempatkan Indonesia sebagai  mata rantai pemasok otomotif. Secara resmi...

RENAULT GEELY DO BRASIL Mulai Produksi Lokal Geely EX5 EM-i Super Hybrid, Perkuat Ekspansi Global dan Basis Manufaktur di Amerika Latin

RENAULT GEELY DO BRASIL Mulai Produksi Lokal Geely EX5 EM-i Super Hybrid, Perkuat Ekspansi Global dan Basis Manufaktur di Amerika Latin

by Redaksi
23 September 2026
0

RuangOto.com – RENAULT GEELY DO BRASIL, kemitraan strategis antara Renault Group dan Geely di Brasil, mengumumkan dimulainya produksi lokal Geely...

Hino Dukung Pemulihan Gempa NTT melalui Program Tenda Ramah Anak

Hino Dukung Pemulihan Gempa NTT melalui Program Tenda Ramah Anak

by Redaksi
23 September 2026
0

RuangOto.com - PT Hino Motors Sales Indonesia (HMSI) melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) memberikan dukungan bagi masyarakat terdampak gempa...

Discussion about this post

Related Post

The all-new electric Mercedes-Benz GLC dinobatkan sebagai “German Premium Car of the Year 2027”

The all-new electric Mercedes-Benz GLC dinobatkan sebagai “German Premium Car of the Year 2027”

25 September 2026
Automechanika 2026 Resmi Dibuka Sebagai Pameran Komponen Otomotif di Jakarta

Automechanika 2026 Resmi Dibuka Sebagai Pameran Komponen Otomotif di Jakarta

24 September 2026
RENAULT GEELY DO BRASIL Mulai Produksi Lokal Geely EX5 EM-i Super Hybrid, Perkuat Ekspansi Global dan Basis Manufaktur di Amerika Latin

RENAULT GEELY DO BRASIL Mulai Produksi Lokal Geely EX5 EM-i Super Hybrid, Perkuat Ekspansi Global dan Basis Manufaktur di Amerika Latin

23 September 2026

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Media Partner

© 2023 ruangoto.com

No Result
View All Result
  • ARTIKEL
  • UMUM
  • MOBIL
  • MOTOR
  • KOMERSIAL
  • BALAP
  • KOMUNITAS
  • AKSESORIS
  • TEKNO
  • TIPS

© 2023 ruangoto.com