RuangOto.com – Tahun 2020 ini merupakan ulang tahun perak berusia 25 tahun bagi TRABAS (Trail Adventure Bandung Assosiation) yang diyakini sebagai Komunitas Motor Trail pertama di Indonesia. Berdiri sejak tahun 1995 tepatnya 15 September pada tahun itu, didirikan oleh 5 orang yaitu Jerry Sigit (Jerry Snake), Soebhan MD (Hans Modja), Iwan Sumekar (Ableh), Arya Kamijaya (almarhum) dan Adi Siswandi (almarhum). TRABAS telah memiliki anggota lebih dari 1.000 orang yang berasal dari berbagai daerah baik di Jawa Barat,Indonesia maupun luar negeri.

TRABAS adalah komunitas trail pertama yang melakukan perkerutan anggota baru dengan pendidikan dan latihan (Diklat Trabas). Anggota yang sudah memiliki 10 angkatan, dibekali banyak pengetahuan cara bermain motor trail yang aman terhadap anggotanya sendiri, lingkungan dan masyarakat. TRABAS bukan hanya sekedar Komunitas trail hobi motor trail saja, tetapi TRABAS juga menjaga lingkungan, membantu melindungi hutan atau wilayah yang tidak diperbolehkan dan disisi sosial TRABAS selalu membantu korban bencana alam, masyarakat di sekitar pegunungan yang sering terlewati.

Sejarah kembali terukir setelah H. Rio Teguh Pribadi terpilih secara aklamasi menjadi Ketua Umum TRABAS 2020-2023 pada Musyawarah Anggota TRABAS 2020 yang dilaksanakan pada 16 September 2020 di gedung Senbik Bandung.

Dengan mengusung misi diantaranya mengoptimalkan kegiatan sosial, kegiatan internal dan eksternal serta memperbanyak kegiatan seperti Trabas Merdeka, Enduro Race dan Ulin Bareng. Serta peranan media, baik media sosial di internal maupun eksternal serta media-media lainnya yang akan menginformasikan TRABAS lebih dikenal secara positif oleh masyarakat umum. Bersinergi dengan program pemerintah yang sifatnya daerah maupun nasional contohnya dengan BNBP sebagai team gabungan.

Pada Jumat, 13 November 2020 seluruh Pengurus TRABAS 2020-2023 dilantik yang siap membantu mewujudkan visi dan misi kepengurusan yang baru ini dilaksanakan di Hotel Grand Serela Bandung.

“saya dibantu di kepengurusan tidak hanya oleh anggota senior tetapi angkatan muda pun saya libatkan sebagai tahap regenerasi untuk kedepannya. Dengan menyesuaikan kebutuhan TRABAS saat sekarang ini, struktur organisasi kepengurusan lebih spesifik berharap lebih dinamis dan bermanfaat untuk anggota dan masyarakat”, menurut Rio Teguh yang pernah menjadi Ketua IMI JABAR 2012-2016.

Dalam pidato perdananya dihadapan pendiri, dewan penasihat dan Pembina, Rio meyampaikan apresiasi kepada para pendiri dan para ketua sebelumnya yang telah membawa TRABAS menjadi sebesar ini dan Rio berkeinginan membawa TRABAS menjadi l=semakin lebih baik untuk kedepannya dengan program kerja yang sudah diagendakan, mulai dari menjadikan TRABAS memiliki sumber pendapatan sendiri, melaksanakan kegiatan-kegiatan yang lebih menarik untuk anggota dan masyarakat penghobi motor trail.

Tinggalkan Balasan