RuangOto.com – Michelin hari ini meluncurkan MICHELIN Power 5 dan MICHELIN Anakee Adventure untuk memenuhi kebutuhan pasar ban roda dua di Indonesia yang terus berkembang, melalui inovasi dalam kinerja tinggi dan materi tahan lama untuk meningkatkan sensasi, performa, dan pengalaman berkendara. MICHELIN Power 5 menjadi solusi bagi para pengguna motor sports dan motor sports touring melalui keunggulan grip, traksi, dan kinerjanya dalam berbagai kondisi, sementara Michelin Anakee Adventure akan hadir sebagai generasi terbaru dalam lini MICHELIN Anakee, dengan penggunaan polivalen 80% di aspal dan 20% off-road.

MICHELIN Power 5 dan MICHELIN Anakee Adventure termasuk dalam lini produk ban motor Michelin, selaras dengan komitmen Michelin untuk wujudkan mobilitas berkelanjutan. Ahmad Faiez Pisal, Direktur Komersial B2C Michelin Indonesia mengatakan, “Sebagai salah satu pemain utama dalam misi untuk mencapai mobilitas yang lebih aman, mudah diakses, dan efisien, penting bagi kita untuk bisa mengantisipasi, mengidentifikasi, dan merespon kebutuhan konsumen. MICHELIN Power 5 dan MICHELIN Anakee Adventure dilengkapi dengan teknologi inovatif dan fitur mutakhir untuk menghadirkan kinerja yang lebih lama dengan keamanan optimal serta ramah lingkungan, di saat yang bersamaan dirancang untuk dapat memuaskan keinginan para pengendara motorsport.”

MICHELIN Power 5 menyasar pengendara motorsport yang berkendara di jalan beraspal, tetapi juga memprioritaskan usia ban yang lebih tahan lama dan kinerja grip yang unggul. MICHELIN Power 5 memiliki empat keunggulan utama, yakni:
• Campuran Bahan Karet Inovatif, yang menggabungkan silika dan karbon hitam,
• Campuran Bahan MICHELIN 2CT pada ban depan dan MICHELIN 2CT+ pada ban belakang, yang dirancang untuk memberikan performa terbaik dalam kondisi basah
• Rasio tread groove to tread block sebesar 11% di depan dan di belakang,
• Desain tread dan sidewall baru yang mengintegrasikan Premium Touch Technology Michelin.

Sementara, MICHELIN Anakee Adventure produk yang disempurnakan dengan daya tahan lebih lama karena polivalen penggunaan 80% di aspal dan 20% off-road. Ditargetkan bagi para pengendara yang lebih banyak berkendar di atas aspal, MICHELIN Anakee Adventure dilengkapi dengan fitur-fitur berikut:
• Keunggulan Wet Grip yang dihasilkan dari bahan campuran silika untuk memaksimalkan performa pada jalanan yang basah dan licin
• MICHELIN Bridge Block Technology™ yang sebelumnya telah diperkenalkan pada MICHELIN Anakee Wild, dikombinasikan dengan teknologi MICHELIN 2CT+™ pada ban belakang untuk menghadirkan on-road stability yang terbaik
• Presisi Handling dan Kinerja yang Tahan Lama melalui kombinasi optimized profile, all-new tread pattern dan bahan campuran MICHELIN 2CT
• Pola geometris tread yang fully-grooved untuk menghadirkan traksi unggul saat berkendara off-road.

Head of Marketing Consumer Products PT Michelin Indonesia Roslina Komalasari menambahkan,”Melalui MICHELIN Power 5 dan MICHELIN Anakee Adventure, kami berharap untuk dapat memenuhi kebutuhan pengendara motor dan motorsport di Indonesia yang mencari keunggulan dan pengalaman berkendara terbaik dalam kondisi cuaca, jalanan, dan penggunaan apapun. Kehadiran MICHELIN Power 5 dan MICHELIN Anakee Adventure, menggarisbawahi tekad kami untuk terus memberikan kontribusi yang lebih besar dan lebih baik untuk peningkatan mobilitas.”

MICHELIN Power 5 dan MICHELIN Anakee Power Adventure saat ini sudah tersedia di Distributor Resmi Michelin di seluruh Indonesia dengan spesifikasi ukuran sebagai berikut:


Michelin adalah perusahaan mobilitas terkemuka, didedikasikan untuk meningkatkan mobilitas konsumer secara berkelanjutan; merancang dan mendistribusikan ban, layanan, dan solusi yang paling cocok untuk kebutuhan klien; menyediakan layanan digital, peta, dan panduan untuk membantu memperkaya perjalanan dan serta menjadikannya pengalaman unik; dan mengembangkan bahan teknologi tinggi yang melayani berbagai industri. Berkantor pusat di Clermont-Ferrand, Prancis, Michelin hadir di 170 negara, memiliki lebih dari 127.000 karyawan dan mengoperasikan 69 fasilitas produksi ban yang bersama-sama menghasilkan sekitar 200 juta ban pada tahun 2019. (www.michelin.com).

Sedangkan, Michelin Indonesia pertama kali membuka kantor perwakilan di Jakarta pada 1997 dan mendirikan PT. Michelin Indonesia (PTMI) sebagai anak perusahaan dari Michelin Group pada tahun 2011. Kegiatan bisnis utama PTMI meliputi distribusi, penjualan, dan impor. Michelin Group di Indonesia berinvestasi di sektor manufaktur, distribusi, produksi karet sintetis, dan perkebunan karet berkelanjutan melalui joint venture dengan perusahaan Indonesia. Pada 2019, Michelin mengakuisisi saham mayoritas PT. Multistrada Arah Sarana TBK, menjadikan Michelin salah satu produsen ban utama di Indonesia.

Tinggalkan Balasan