MAZDA 3 TERANYAR, TELAH MENGALAMI PENYEMPURNAAN PADA CHASIS, MESIN DAN KENYAMANAN. BAGAIMANA DENGAN PERFORMANYA ?

RuangOto.com – Tampilan Mazda 3 generasi keempat ini, terlihat cukup revolusioner dibanding pendahulunya. Ini dapat terlihat, dari desain lampu depannya, yang seperti mata hiu, dan dimensi kap mesinnya yang memanjang kedepan, serta atapnya yang landai.Pada lekuk di setiap permukaan bodinya, mengsinyalkan unsur dinamisme dan berbeda dari rivalnya.

Sedan kompak mewah yang dirancang oleh Yasutake Tsuchida, menghasilkan fungsionalitas yang maksimal dan ruang kabin yang lapang.Mazda 3 teranyar ini, diusung oleh mesin 2.000 cc 4 silinder normal aspirated engine. Tenaga yang dihasilkannya dapat mencapai hingga 155 tenaga kuda pada putaran 6.000 rpm, dengan dorongan torsi hingga 200 newton meter di putaran 4.000 rpm. Dikawinkan dengan transmisi 6 percepatan, perpindahannya terasa cukup responsif dan halus.Meskipun agak disayangkan, putaran bawahnya terasa agak lambat. Sejujurnya uji performa belum dapat dilakukan. Namum Mazda mengklaim, waktu yang dibutuhkan dari 0 hingga 100 km/jam hanya dalam waktu 9.9 detik, dengan kecepatan maksimum hingga 200 km/jam.Hal yang mengesankan saat mengendarai Mazda 3 ini, adalah kualitas pengendaliannya. Meskipun bantingannya dinilai cukup keras, namun masih ditoleransi. Mengingat mobil ini dilengkapi dengan fitur G –Vectoring Control Plus.Efeknya membuat pergerakan kendaraan lebih responsif, serta meningkatkan cengkraman roda depan ke jalan. Ini dikarenakan, pada saat menikung, torsi mesin dinormalkan kembali untuk memindahkan berat ke belakang dan meningkatkan. Serta dipadu dengan bobot putaran setirnya, yang terasa cukup. Pada sektor pengeremannya, juga terasa cukup mumpuni.Posisi duduk didalamnya, juga terasa cukup ergonomis. Ini dapat dirasakan, dimana, tombol – tombol di sekitarnya sangat mudah dijangkau dan dioperasikan.Pada bagian depan dasbornya, juga dibaluti dengan suede leather, dipadu dengan jok kulit. Yang memberikan kesan mewah dan berkualitas. Ruang kaki pada bagian depan, terasa cukup lapang, hanya saja ruang kepala pada bagian belakang, terasa agak sempit.Ini dikarenakan posisi atapnya yang landai, dan posisi duduknya yang agak tinggi.

Tinggalkan Balasan