RuangOto.com – PT Hino Motors Sales Indonesia (HMSI) kembali menghadirkan dukungan bagi pendidikan vokasi melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) dengan menyerahkan satu unit truk Hino 300 Series kepada SMK Muhammadiyah 3 Yogyakarta sebagai sarana pembelajaran praktik. Bantuan ini sekaligus memperkuat implementasi program Hino Indonesia Partnership School (HIPS) untuk mendekatkan kompetensi siswa dengan kebutuhan nyata industri kendaraan niaga.
Penyerahan CSR ini dilakukan oleh Shingo Sakai, Presiden Direktur HMSI kepada Kustejo, Kepala Sekolah SMK Muhammadiyah 3 Yogyakarta yang berlangsung di Jalan Pramuka No. 62 Giwangan Yogyakarta. Kehadiran kendaraan praktik ini memberikan kesempatan kepada siswa, khususnya pada Konsentrasi Keahlian Teknik Kendaraan Ringan, untuk memperoleh pengalaman belajar secara langsung menggunakan kendaraan yang relevan dengan dunia industri.
“Pendidikan vokasi memiliki peran penting dalam mempersiapkan generasi muda agar memiliki keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan industri. Melalui bantuan kendaraan praktik ini, kami berharap siswa dapat memperoleh pengalaman yang lebih nyata dan memahami teknologi kendaraan secara langsung sejak di bangku sekolah, ujar Shingo Sakai, Presiden Direktur HMSI.
Program HIPS di SMK Muhammadiyah 3 Yogyakarta sendiri merupakan bentuk kemitraan antara sekolah dan Hino Indonesia untuk mendekatkan pendidikan vokasi dengan kebutuhan industri kendaraan niaga. Kolaborasi tersebut mencakup penguatan kurikulum, peningkatan kompetensi guru, pembelajaran praktik, pengenalan teknologi industri, serta pembentukan budaya kerja.
Dengan adanya unit truk Hino 300, siswa dapat melakukan berbagai pembelajaran praktik, mulai dari pemeriksaan kendaraan, preventive maintenance, diagnosis gangguan, penggunaan alat ukur, hingga mempelajari berbagai sistem kendaraan seperti engine, sistem bahan bakar, pemindah tenaga, rem, kemudi, suspensi, kelistrikan, dan sistem kontrol kendaraan.
Bagi SMK Muhammadiyah 3 Yogyakarta, dukungan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat sarana praktik sekaligus mengurangi kesenjangan keterampilan antara dunia pendidikan dan dunia kerja. Sekolah menargetkan pemanfaatan kendaraan secara terencana melalui tahapan kurikulum, teori, demonstrasi, praktik, diagnosis, perbaikan, quality control, hingga evaluasi.
Melalui dukungan kendaraan praktik ini, Hino dan SMK Muhammadiyah 3 Yogyakarta berharap implementasi HIPS dapat semakin nyata dan memberikan manfaat jangka panjang bagi siswa. Kendaraan tersebut juga diharapkan menjadi bagian dari pengembangan Teaching Factory, sehingga siswa mendapatkan pengalaman belajar yang semakin mendekati lingkungan kerja industri.
Kendaraan praktik ini akan menjadi sarana penting bagi siswa untuk belajar secara langsung dan memahami teknologi kendaraan niaga sesuai kebutuhan industri. Kami berharap kerja sama dengan Hino dapat terus berkembang dan memberikan manfaat bagi peningkatan kompetensi siswa, ujar Kustejo, Kepala SMK Muhammadiyah 3 Yogyakarta.







