RuangOto.com – Sejalan dengan visi “Progress for Humanity”, PT Hyundai Motors Indonesia (HMID) terus memperkuat komitmennya terhadap pengembangan generasi muda dan pendidikan di Indonesia melalui Hyundai JUMP School Indonesia. Memasuki tahun ketiganya, program ini terus berkembang dari sisi jangkauan maupun kolaborasi, sehingga semakin banyak mahasiswa, siswa sekolah, dan komunitas lokal yang dapat memperoleh manfaat dari berbagai kegiatan mentoring dan pendidikan yang dihadirkan.
Tahun ini, Hyundai JUMP School Indonesia semakin memperluas jangkauannya dengan bergabungnya Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) sebagai mitra universitas terbaru, bersama Universitas Indonesia (UI) dan Institut Teknologi Bandung (ITB). Kolaborasi ini sekaligus menandai ekspansi pertama Hyundai JUMP School ke Surabaya, setelah sebelumnya dilaksanakan di Jakarta dan Bandung.
Kenny Lee, President Director PT Hyundai Motors Indonesia, mengatakan, “Memasuki tahun ketiganya, Hyundai JUMP School Indonesia terus mencerminkan keyakinan kami bahwa sebuah kemajuan akan semakin bermakna ketika mampu memberikan dampak positif bagi sesama. Melalui program ini, kami ingin memberdayakan generasi muda untuk terus belajar, berbagi, dan menginspirasi generasi berikutnya. Tahun ini, kami juga bangga menyambut Institut Teknologi Sepuluh Nopember di Surabaya, yang bergabung bersama Universitas Indonesia dan Institut Teknologi Bandung. Perkembangan ini mencerminkan komitmen jangka panjang Hyundai dalam mendukung generasi muda Indonesia. Melalui Hyundai JUMP School, kami berharap dampak positif yang tercipta dapat terus berlanjut melampaui setiap batch dan turut membangun komunitas yang semakin kuat di masa depan.”

Hyundai JUMP School Indonesia pertama kali diperkenalkan pada September 2024, dengan Batch 1 yang berlangsung hingga Juni 2025 melalui kolaborasi bersama Universitas Indonesia. Program kemudian dilanjutkan dengan Batch 2 pada Oktober 2025, dengan memperluas kolaborasi bersama Institut Teknologi Bandung sekaligus memperluas jangkauan program dari wilayah Jabodetabek ke Bandung. Melanjutkan perkembangan selama dua tahun pertama, Batch 3 semakin memperluas jaringan program dengan bergabungnya ITS sekaligus membawa Hyundai JUMP School ke Surabaya untuk pertama kalinya.
Pada Batch 3, sebanyak 100 mahasiswa terpilih akan berpartisipasi sebagai mahasiswa relawan, yang terdiri dari 40 mahasiswa UI, 30 mahasiswa ITB, dan 30 mahasiswa ITS. Para mahasiswa tersebut akan memberikan pendampingan dan dukungan pembelajaran di 20 pusat pembelajaran dan sekolah di Jakarta, Bandung, dan Surabaya, melanjutkan model kolaboratif Hyundai JUMP School yang menghubungkan siswa sekolah, mahasiswa relawan, dan mentor profesional.
Dampak yang Terus Berkembang dari Tahun ke Tahun

Sepanjang program berlangsung, para mahasiswa relawan secara rutin memberikan pendampingan pembelajaran dan dukungan emosional kepada siswa sekolah, sekaligus memperoleh bimbingan dari mentor profesional. Pendekatan ini menciptakan proses pembelajaran dua arah, di mana siswa mendapatkan dukungan dalam proses belajar, sementara mahasiswa dapat mengembangkan kemampuan kepemimpinan, komunikasi, kepedulian sosial, serta berbagai keterampilan praktis lainnya.
Dengan berakhirnya Batch 2, Hyundai JUMP School Indonesia telah melibatkan 150 mahasiswa relawan dalam dua batch pertamanya. Kehadiran 100 mahasiswa relawan pada Batch 3 akan membawa jumlah kumulatif mahasiswa yang berpartisipasi dalam program ini menjadi 250 mahasiswa, seiring dengan perluasan program ke lebih banyak komunitas.
Dengan berlanjutnya program ke Batch 3, Hyundai JUMP School Indonesia dapat memberikan manfaat kepada total sekitar 1.400 siswa di pusat pembelajaran secara kumulatif melalui kegiatan pembelajaran dan mentoring sejak pertama kali diperkenalkan di Indonesia pada 2024.
Dadan Erwandi, Direktur Kemahasiswaan dan Alumni Universitas Indonesia, mengatakan, “Universitas Indonesia bangga dapat terus melanjutkan kolaborasi bersama Hyundai JUMP School Indonesia dan melihat program ini berkembang hingga memasuki tahun ketiganya. Melalui inisiatif ini, mahasiswa kami memiliki kesempatan untuk belajar di luar ruang kelas dengan terlibat langsung bersama masyarakat sekaligus mendukung perkembangan siswa yang lebih muda. Kami percaya bahwa pengalaman seperti ini penting dalam membentuk mahasiswa yang tidak hanya unggul secara akademis, tetapi juga memiliki kepedulian sosial dan kesiapan untuk berkontribusi bagi masyarakat.”
Muhamad Insanu, Direktur Kemahasiswaan Institut Teknologi Bandung, mengatakan, “Keberlanjutan partisipasi kami dalam Hyundai JUMP School mencerminkan komitmen ITB dalam memberikan kesempatan belajar yang bermakna bagi mahasiswa melalui keterlibatan sosial dan kolaborasi. Tidak hanya berbagi pengetahuan, para mahasiswa relawan juga didorong untuk mengembangkan empati, kemampuan komunikasi, kepemimpinan, serta rasa tanggung jawab yang lebih kuat terhadap komunitas di sekitar mereka. Seiring dengan terus berkembangnya program ini, kami berharap kolaborasi ini dapat menciptakan dampak yang semakin luas dan berkelanjutan bagi mahasiswa maupun masyarakat.”
Memperluas Hyundai JUMP School ke Surabaya
Bergabungnya ITS menjadi langkah penting dalam memperluas ekosistem Hyundai JUMP School di luar Jakarta dan Bandung. Melalui kolaborasi ini, mahasiswa di Surabaya mendapatkan kesempatan untuk berkontribusi secara langsung kepada komunitas di sekitarnya sekaligus memperoleh pengalaman praktis dalam mentoring, kepemimpinan, dan keterlibatan sosial.
Nurul Widiastuti, Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Institut Teknologi Sepuluh Nopember, mengatakan, “Kami menyambut baik kesempatan untuk menjadi bagian dari Hyundai JUMP School Indonesia dan menghadirkan inisiatif pembelajaran kolaboratif ini di Surabaya. Program ini memberikan kesempatan bagi mahasiswa kami untuk menerapkan pengetahuan di luar lingkungan universitas, sekaligus mengembangkan empati, kemampuan kepemimpinan, serta pemahaman yang lebih mendalam terhadap komunitas di sekitar mereka. Kami berharap kolaborasi ini dapat menciptakan pengalaman belajar yang bermakna, baik bagi mahasiswa maupun para siswa yang mereka dampingi.”
Melalui pusat-pusat pembelajaran tersebut, para mahasiswa relawan akan berinteraksi secara rutin dengan siswa sekolah untuk berbagi pengetahuan serta memberikan pendampingan pembelajaran dan dukungan emosional sepanjang program. Di saat yang sama, mahasiswa yang berpartisipasi juga akan mendapatkan bimbingan dari mentor profesional dengan beragam latar belakang, termasuk karyawan Hyundai dan profesional lainnya, untuk mendukung pengembangan kemampuan akademik, profesional, dan personal mereka.
Hyundai JUMP School pertama kali diperkenalkan di Korea Selatan pada 2013 dan sejak itu telah memperluas jangkauannya ke berbagai negara, termasuk Vietnam dan Indonesia. Program ini menerapkan model mentoring kolaboratif yang menghubungkan siswa sekolah dengan mahasiswa relawan dan mentor profesional, sehingga menciptakan siklus pembelajaran di mana setiap peserta tidak hanya memperoleh dukungan, tetapi juga memiliki kesempatan untuk memberikan kontribusi bagi perkembangan orang lain.







