RuangOto.com – Untuk pertama kali nya langkah strategis manufaktur global ini menempatkan Indonesia sebagai mata rantai pemasok otomotif. Secara resmi dibuka di Nusantara International Convention and Exhibition (NICE), PIK2 Tangerang, gelaran Automechanika Jakarta 2026 menjadi sinyal kuat bahwa Indonesia telah bertransformasi dari sekadar pasar konsumen menjadi produsen utama di kancah internasional. Pameran internasional hasil kolaborasi Messe Frankfurt dan Gabungan Industri Alat Mobil dan Motor ini mempertemukan ratusan pelaku industri pendukung, komponen, serta aftermarket dari berbagai negara.

Mencatatkan sejarah baru dengan melangsungkan edisi perdana di Tanah Air. Menempati area seluas 20.000 meter persegi, pameran ini berhasil menyedot antusiasme ratusan eksibitor internasional dan puluhan ribu pengunjung global. Kehadiran ruang eksibisi berskala internasional ini membuktikan daya tarik investasi domestik yang kian solid di mata dunia.
Keterlibatan aktif manufaktur lokal dalam skala global juga menjadi sorotan utama. Stephan Kurzawski, senior vice president Consumer Goods, Automotive and Textile Shows and Sales Messe Frankfurt Exhibition GmbH menjelaskan, “Pameran ini berlangsung di area seluas 20.000 m2 dengan lebih dari 300 peserta pameran dari 16 negara denngan pengunjung berasal dari 40 negara.”
Kesiapan industri komponen dalam negeri untuk naik kelas ke tingkat global kian nyata terpancar dari terselenggaranya ajang ini. Ketua Umum GIAMM Yusak Kristian Solaeman mengatakan, “Pameran ini menjadi tonggak baru bagi industri komponen di Indonesia, beberapa anggota GIAMM sudah rutin mengikuti pameran Automechanika di luar negeri. Sekarang untuk pertamakalinya diselenggarakan di Jakarta,” tutur Yusak. “Automechanika Jakarta tidak hanya menjadi ajang pameran produk semata, tapi juga menjdi wadah pertukaran pengetahuan pengalaman dan pembelajarann. Kami berharapmelalui pameran ini lebih banyak pemain indonesia yang dapat membangun kemitraan baru. “tambahnya.
Dukungan penuh dari pemerintah menegaskan posisi tawar Indonesia yang semakin melesat dalam rantai global. Wakil Menteri Perindustrian Faisol Riza menilai kehadiran pameran ini di Jakarta mengindikasikan industri otomotif globaal memandang Indonesia secara berbeda. “Indonesia tidak hanya pasar, tapi juga basis produksi, mitra rantai pasok dan pusat regional untuk investasi,” tambahnya.
Berlangsung hingga akhir pekan, hajatan industri ini tidak hanya menyajikan produk teknologi mutakhir, tetapi juga menghadirkan forum kolaborasi lintas sektor yang melibatkan pemerintah, akademisi, dan pelaku usaha. Automechanika Jakarta 2026 akhirnya bukan sekadar ajang pamer teknologi, melainkan fondasi kokoh menuju era kemandirian dan kejayaan otomotif Indonesia di pentas dunia.







