SUBSCRIBE
  • ARTIKEL
  • UMUM
  • MOBIL
  • MOTOR
  • KOMERSIAL
  • BALAP
  • KOMUNITAS
  • AKSESORIS
  • TEKNO
  • TIPS
ruangoto.com
No Result
View All Result
  • ARTIKEL
  • UMUM
  • MOBIL
  • MOTOR
  • KOMERSIAL
  • BALAP
  • KOMUNITAS
  • AKSESORIS
  • TEKNO
  • TIPS
ruangoto.com
SUBSCRIBE
No Result
View All Result
ruangoto.com
No Result
View All Result

Keberadaan Sirkuit Mandalika Harus Menjadi Pendorong Kebangkitan Motorsport Indonesia

by Redaksi
3 Desember 2021
Share on FacebookShare on Twitter

RuangOto.com – Insan motorsport Indonesia boleh berbangga dengan kehadiran Sirkuit Mandalika di Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat. Sebuah sirkuit bertaraf internasional dengan fasilitas terbaik dan dipuji oleh berbagai tokoh balap dunia.  

Keberhasilan menggelar event dunia pertamanya yaitu WSBK, turut membuat nama Indonesia dikenal seantero jagat. Dan memang itulah salah satu tujuan dibangunnya Mandalika: mengangkat nama Indonesia di mata dunia, khususnya di dunia motorsport.

Baca Juga:

Gema Karya #TujuhDekadeAsuransiAstra Menjaga Kepercayaan, Memberikan Ketenangan

Toyota Dukung Atlet Para Cycling Muhammad Fadli Imamuddin di Asian Para Games 2026

Sudah pasti ada tujuan mulia  lainnya yang ingin dicapai. Diantaranya adalah dapat mencetak pebalap nasional untuk dapat berbicara di tingkat internasional. Dengan kata lain, kehadiran Mandalika diharapkan dapat mendorong prestasi balap tanah air. Mungkinkah? Jelas sangat mungkin. Hanya saja diperlukan dukungan lain selain sarana yang keren seperti Sirkuit Mandalika ini.

Sebagai cabang olahraga yang sangat tergantung kepada peralatan dan perlengkapan, atlet motorsport setidaknya membutuhkan 2 hal utama. Yang pertama adalah kendaraan balap beserta teknologinya, sementara yang kedua adalah perangkat keselamatan yang melindungi pembalap dari risiko fatal saat menekuni motorsport.

Sayangnya dua hal mendasar itu tidak dapat dengan mudah diperoleh insan motorsport Indonesia dari dalam negeri. Meski Indonesia menjadi pasar utama beberapa pabrikan mobil maupun motor, sedikit sekali yang menyediakan kendaraan dengan spesifikasi balap. Jikapun ada, kendaraan spesifikasi balap itu hanya tersedia di luar Indonesia.

Meski begitu, bukan berarti mereka berpangku tangan. Dengan usaha sendiri, insan motorsport Indonesia mencoba membangun dan mengembangkan kendaraan balap dari mobil-mobil atau motor-motor yang ada di tanah air.

Menurut pereli nasional Rifat Sungkar, mendatangkan peralatan untuk balapan dari luar negeri tidak mudah dan jelas jauh dari murah. Banyak pembalap Indonesia yang kemudian hanya mampu membeli kendaraan balap bekas dengan teknologi yang sudah ketinggalan. Karena bekas, spare partnya pun tidak selalu tersedia. Akibatnya terjadilah kanibal dari mobil sejenis.

“Untuk membangun satu mobil balap, pembalap sampai harus membeli tiga mobil bekas. Yang satu dipakai untuk balapan, sementara yang dua dipereteli spare partnya untuk dijadikan cadangan jika ada yang rusak,” papar Rifat.

Kendati demikian, dengan segala keterbatasan yang ada, insan motorsport Indonesia mampu menggulirkan kejuaraan balap dengan konsisten dan selalu ramai. Sebelum pandemi COVID 19, jadwal balapan di Indonesia mencapai lebih dari 100 event balap roda dua dan roda empat, dari tingkat provinsi hingga tingkat kabupaten.

Sayangnya, bibit-bibit yang bermunculan dari kejuaraan itu tidak dapat berkembang dengan baik. Salah satu penyebabnya karena sulit mendapatkan kendaraan balap yang dapat mengasah mereka menghadapi kejuaraan tingkat dunia.

Hal kedua yang tidak kalah pentingnya adalah ketersediaan perangkat keselamatan bagi pembalap. Tidak hanya yang menempel di badan pembalap, namun juga yang ada pada kendaraan balap, entah itu material maupun teknologinya.

Insiden yang dialami Sean Gelael dan Ketua MPR Bambang Soesatyo saat berlomba di ajang Sprint Rally Meikarta menjadi viral. Salah satu yang menjadi perhatian adalah kondisi keduanya yang dapat keluar dari mobil tanpa cedera berarti, meski mobil yang mereka tumpangi mengalami kecelakaan parah.

“Motorsport itu olahraga yang sangat berbahaya, oleh karena itu diperlukan peralatan yang dapat melindungi pembalap dari risiko fatal,“ ujar Rifat.

Rifat mengaku merinding melihat rekaman kecelakaan yang dialami Sean dan Bamsoet. Dan menurut Rifat, selamatnya Sean dan Bamsoet dari kecelakaan parah itu tidak lepas dari canggihnya peralatan keselamatan yang ada dalam Citroen C3. Seperti kita tahu Citroen C3 itu didatangkan langsung dari luar negeri dengan safety device yang mumpuni.

“Mobil yang ditunggangi Sean dirancang untuk balapan dan dilengkapi dengan safety device yang sesuai. Jika mobil yang dtunggangi adalah mobil balap dengan teknologi lama yang peralatan safety-nya juga sudah usang, mungkin hanya bisa berserah kepada Tuhan.” ucap Rifat.

Sirkuit Mandalika dan kecelakaan yang dialami Sean seharusnya dapat menjadi momen bahwa kondisi motorsport Indonesia harus dapat ditingkatkan lebih dari sekadarnya seperti yang terjadi selama ini.

Jangan berharap pembalap Indonesia dapat berbicara di arena dunia jika peralatan yang dipakai saja masih seadanya. Pihak-pihak terkait sudah harus memikirkan cara bagaimana pembalap Indonesia dapat memperoleh peralatan dengan lebih mudah.

Menurut Rifat salah satu cara adalah dengan mengubah beberapa aturan yang terkait dengan import kendaraan dan spare-partnya. Misalnya larangan jual beli blok mesin baru, berbelitnya aturan import mobil untuk balapan, juga pengenaan pajak yang tinggi untuk spare part peralatan keselamatan balap.

“Sebagai insan motorsport, saya pribadi memohon pemerintah untuk dapat memperhatikan kebutuhan olahraga balap ini. Mungkin lewat pelonggaran aturan yang memudahkan insan motorsport mendapatkan kendaraan dan peralatan balap. Apa yang saya minta ini semata untuk meningkatkan prestasi balap tanah air sekaligus dapat melindungi dari risiko fatal yang kami hadapi,” papar Rifat.

Meningkatkan prestasi atlet motorsport dengan memberi kemudahan bagi mereka dalam memperoleh kendaraan dan peralatan balap yang dapat melindungi mereka dari risiko fatal. Sebuah keinginan sederhana yang seharusnya dapat terlaksana di tengah hadirnya sirkuit kelas dunia. Semoga.

Tags: rifatsungkar

Related Posts

Gema Karya #TujuhDekadeAsuransiAstra Menjaga Kepercayaan, Memberikan Ketenangan

Gema Karya #TujuhDekadeAsuransiAstra Menjaga Kepercayaan, Memberikan Ketenangan

by Redaksi
21 September 2026
0

RuangOto.com - Tujuh dekade berkarya, menghadirkan berbagai produk dan layanan perlindungan asset terpercaya bagi masyarakat Indonesia, menjadikan asuransi sebagai partner...

Toyota Dukung Atlet Para Cycling Muhammad Fadli Imamuddin di Asian Para Games 2026

Toyota Dukung Atlet Para Cycling Muhammad Fadli Imamuddin di Asian Para Games 2026

by Redaksi
21 September 2026
0

RuangOto.com – PT Toyota-Astra Motor (TAM) kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung perjalanan para atlet untuk terus bergerak meraih prestasi dan...

Perluas Inisiatif Elektrifikasi di Sektor Tambang, Ujicoba EV Light Vehicle KALISTA dan Kideco Catat Penghematan Energi hingga 78%

Perluas Inisiatif Elektrifikasi di Sektor Tambang, Ujicoba EV Light Vehicle KALISTA dan Kideco Catat Penghematan Energi hingga 78%

by Redaksi
21 September 2026
0

RuangOto.com – KALISTA, penyedia ekosistem kendaraan listrik komersial end-to-end bersama PT Kideco Jaya Agung (Kideco) mencatat penghematan biaya energi hingga...

Bridgestone Indonesia Resmikan TOMO Signature Masuka Tires Madiun Sebagai TOMO Signature Pertama di Jawa Timur

Bridgestone Indonesia Resmikan TOMO Signature Masuka Tires Madiun Sebagai TOMO Signature Pertama di Jawa Timur

by Redaksi
21 September 2026
0

RuangOto.com – PT Bridgestone Tire Indonesia (Bridgestone Indonesia) terus memperkuat komitmennya dalam memberikan pelayanan dan produk berkualitas tinggi bagi pemilik...

Discussion about this post

Related Post

Gema Karya #TujuhDekadeAsuransiAstra Menjaga Kepercayaan, Memberikan Ketenangan

Gema Karya #TujuhDekadeAsuransiAstra Menjaga Kepercayaan, Memberikan Ketenangan

21 September 2026
Toyota Dukung Atlet Para Cycling Muhammad Fadli Imamuddin di Asian Para Games 2026

Toyota Dukung Atlet Para Cycling Muhammad Fadli Imamuddin di Asian Para Games 2026

21 September 2026
Perluas Inisiatif Elektrifikasi di Sektor Tambang, Ujicoba EV Light Vehicle KALISTA dan Kideco Catat Penghematan Energi hingga 78%

Perluas Inisiatif Elektrifikasi di Sektor Tambang, Ujicoba EV Light Vehicle KALISTA dan Kideco Catat Penghematan Energi hingga 78%

21 September 2026

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Media Partner

© 2023 ruangoto.com

No Result
View All Result
  • ARTIKEL
  • UMUM
  • MOBIL
  • MOTOR
  • KOMERSIAL
  • BALAP
  • KOMUNITAS
  • AKSESORIS
  • TEKNO
  • TIPS

© 2023 ruangoto.com